Category Archives: Program sekolah

Strategi Positif Menguatkan Perilaku Anak

Ditulis oleh : Sayyidah Nuriyah, S.Psi

Guru BK SD Muhammadiyah 2 GKB Gresik

Kadang kita dihadapkan pada perilaku anak yang membuat geleng-geleng kepala, ya. Saat anak menunjukkan perilaku yang kurang kita inginkan, bagaimana kita menyikapinya? Pernahkah kita langsung mengancam anak dengan harapan ia berhenti menunjukkan perilaku yang mengganggu tersebut?

Teman-teman, mungkin sudah tahu bahwa dengan kita menyikapi anak secara positif, maka anak dapat mengurangi perilakunya yang tidak kita inginkan. Selain itu, kita juga dapat mendukung anak belajar menunjukkan perilaku baru yang lebih sesuai dengan harapan kita. Nah, berikut ini beberapa tips agar kita dapat mendorong anak menunjukkan perilaku yang diharapkan.

1. Kita bisa memberikan tanda peringatan yang telah disepakati bersama sejak awal, tanda yang menunjukkan bahwa anak sedang berperilaku yang tidak diharapkan. Misalnya dengan melihatnya sambil menggelengkan kepala. Jika anak mengabaikan tanda ini, kita sebagai guru bisa mendekati anak sambil menjelaskan di dekatnya.

2. Tapi kadang anak memang sengaja menunjukkan perilaku mengganggu teman/guru didekatnya agar mendapat perhatian, sehingga memberikan tanda peringatan/mendekatinya akan memperkuat perilaku mengganggunya. Wah bukannya berhenti, malah menjadi-jadi ya perilakunya.

Jadi cara terbaik menghadapinya adalah dengan mengabaikannya, agar anak belajar bahwa perilaku mengganggunya tidak bisa digunakan untuk menarik perhatian. Mungkin awalnya susah mengabaikan karena mengganggu ketenangan disekitarnya, tetapi perilaku mengganggunya akan berkurang secara perlahan.

Sikap mengabaikan ini kurang sesuai untuk perilaku yg benar2 sangat mengganggu, berbahaya, pertengkaran dengan anak lain dan ketika anak2 lainnya merespon perilaku mengganggu yang sedang kita coba abaikan. Sikap mengabaikan ini juga kurang sesuai diterapkan seiring bertambahnya usia anak.

3. Mendisiplinkan anak secara privat (tidak langsung di depan teman2nya) bisa membuat anak lebih nyaman menerima pemahaman tentang perilakunya. Hal ini juga menghindari anak tersebut bangga menunjukkan ke teman2nya bahwa ia bisa tidak mematuhi perintah gurunya.

4. Fokus menjelaskan kepada anak tentang hasil positif yang bisa ia peroleh ketika ia menunjukkan perilaku yang tepat. Biasanya mungkin kita fokus pada perilaku mengganggu yang anak tunjukkan ya? Memang lebih mudah jika kita mengingatkan anak dengan menyebutkan perilaku mengganggunya beserta dampak negatifnya… Tapi fokus menyatakan secara jelas perilaku yang tepat, akan lebih membantu anak menunjukkan perilaku yang kita harapkan itu. Misal nih, “Kalau kamu bisa fokus dan selesai menulis poin 1-8, kamu bisa lanjut istirahat dan pulang sama teman-teman lainnya”  bukannya “Kalau kamu belum selesai nulis, kamu tetep disini sampai selesai, gak boleh istirahat!”. Tetap kita berikan pujian untuk sekecil apapun peningkatan perilaku positifnya ya.

Bagaimana ibu-bapak guru, adakah yang sudah diterapkan selama ini? Tetap semangat melanjutkan ya, jika belum mari kita coba bersama-sama ^_^

Begini Cara Berlian School Ubah Sampah jadi Emas

IMG-20190820-WA0007

SD Muhammadiyah 2 GKB atau yang lebih dikenal dengan BerLIAN School semakin menguatkan sinergi bersama mitra sekolah.

Seperti pada hari Jumat (16/08/19), Pegadaian Syariah support BerLIAN School dengan tugu trias UKS. Hal tersebut sebagai bukti kepedulian Pegadaian Syariah terhadap lingkungan khusunya kepada SD Muhammadiyah 2 GKB yang sedang dalam proses menuju sekolah sehat nasional

Miftakhul Jannah, salah satu pimpinan Pegadaian Syariah berharap agar sinergi dengan SD Muhammadiyah 2 GKB terus berlanjut utamanya yang berkaitan dengan program-program UKS. Juga terus menjaga silaturahmi yang berkelanjutan bersama tim UKS dan Komite Sekolah

Lembaga yang berkantor di Jalan Wahidin Sudiro Husodo no.137 Kebomas ini memiliki program kerja cukup unik, yakni merubah sampah menjadi emas. Dengan menabung minimal sepuluh ribu per hari ini, Pegadaian Syariah berharap agar anak-anak dan orang tua teredukasi untuk tidak membuang sampah sembarang

Program yang menggandeng Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Gresik ini bisa diwujudkan dalam kerja nyata yang diaplikasikan di sekolah-sekolah

Sebagai contoh, seminggu sekali sekolah mengagendakan program jumat bersih dan sehat dengan mengumpulkan sampah, kemudian didatangkan pengepul dan uangnya bisa ditabung

Dari sampah menjadi uang, dari uang menjadi emas, karena menabung sepuluh ribu sehari tabungan akan dikonversi ke satuan gram. (Hamidah)

Ice Cream Pokcoy Rasa Alpukat ala Berlian School

IMG-20190826-WA0071

Siapa yang tidak suka ice cream ? Hampir setiap orang suka dengan manis, gurih, dan lembutnya ice cream.

“Apalagi ice cream nya terbuat dari sayuran segar, sudah enak menyehatkan lagi,” ungkap Febriyanti Indrasari SPd.

Sayur pokcoy dan tape dipilih sebagai bahan dasar ice cream. “Sayur pokcoy jadi terasa seperti buah alpukat,” tambahnya.

Febri, sapaan akrabnya, menjadi ketua guest teacher atau guru tamu pada, jumat (23/08/2019).

Selain alasan di atas, materi guest teacher dipilih sesuai dengan materi tema 3 tentang perubahan wujud benda.

Imroatus Saadah SPdI, salah satu guru pengajar kelas III menjelaskan bahwa guest teacher membuat ice cream herbal menjadi pengantar materi untuk pembelajaran tema 3.

“Di samping itu, mengemas sayuran menjadi ice cream sebagai salah satu upaya agar anak mau makan sayur,” katanya.

Seperti yang dialami oleh Khalaf Ashyam Wibowo, salah satu siswa kelas III Kelvin mengatakan bahwa dirinya sangat suka dengan ice cream pokcoy. Siswa yang tidak pernah makan sayur ini akhirnya menyukai sayuran dengan olahan ice cream.

Kegiatan yang mengundang Xyla Ersalina Ramadhani, mahasiswi Ciputra sebagai pemateri memberikan kesan menarik bagi siswa Berlian School.

Saat ditanya mengenai harapan dari guest teacher ini, Xyla mengungkapkan disamping belajar materi IPA, siswa juga nisa belajar entrepreneurship. (Hamida)