Sebagian siswa menyiapkan tampilan di Silaturrahim dan Milad ke-13 Berlian School (Smile) (Alimmatul Ghoriyah/PWMU.CO)

Persiapan Matang Jelang Milad Ke-13 Berlian School; Liputan Kontributor PWMU.CO Gresik Sayyidah Nuriyah.

PWMU.CO – Milad SD Muhammadiyah 2 GKB (Berlian School) Gresik sudah di depan mata. Dalam hitungan beberapa jam, sekolah dengan motto Beriman dan Berilmu ini akan genap berusia 13 tahun pada Senin (9/5/22).

Pada Milad ke-13 ini, Berlian School menggaungkan identitasnya sebagai Sekolah Literasi. Ketua panitia Nur Hakkiky SPd menyatakan bersyukur melihat seluruh keluarga besar Berlian School mendukung penuh proses persiapan Silaturahim dan Milad ke-13 Berlian School (Smile).

“Karena bertepatan dengan Syawalan, jadi miladnya kita gabung dengan Halalbihalal,” imbuhnya saat memantau gladi bersih di Aula Berlian, Sabtu (7/5/22) pagi.

Kiky—sapaan akrabnya—mengungkap, serangkaian kegiatan Milad ke-13 ini melalui proses persiapan cukup panjang. Sebulan sebelum memasuki Ramadhan, tim kepanitiaan yang melibatkan seluruh guru dan karyawan telah terbentuk.

“Panitia fokus menyiapkan semua pernak-penik acara selama puasa Ramadhan. Tentu sangat terasa sekali effort teman-teman menyiapkan segala sesuatunya yang tidak sedikit,” tambahnya.

Shining 13rightly

Milad ke-13 Berlian School bertema Shining 13rightly (Brightly). “Selain kita ingin Berlian School siap mendunia, kita ingin menjadi sekolah yang cerah bersinar dalam bidang pendidikan dan pengembangan karakter siswa hingga tercipta akhlakul karimah,” ungkap Kiky.

Harapannya pula, sambungnya, Berlian School semakin mampu meraih banyak prestasi cemerlang. Tidak hanya di bidang akademik, tapi juga di bidang pengembangan diri non akademik.

Koordinator Kesehatan dan Keamanan Sekolah itu menegaskan, “Inilah yang menjadi semangat kita untuk terus mengembangkan dan menyajikan pelayanan pendidikan terbaik untuk siswa dan wali siswa kita.”

Rangkaian Pramilad

Agar semakin meriah, serangkaian pramilad telah berlangsung sejak sebulan yang lalu. “Bulan April kita sudah memulai Pramilad. Awalnya kita mulai menyelenggarakan lomba untuk adik-adik TK se-Kabupaten Gresik,” terang Kiky.

Lomba untuk pihak eksternal itu meliputi lomba mewarnai, tahfidz, dan membaca nyaring yang dikemas dalam 13erlian Kids Fest (20/3/22-16/4/22). Di mana pengumuman juaranya telah disampaikan secara daring melalui kanal Youtube Admin Berlian (22/4/22).

Sedangkan lomba spesial untuk pihak internal berupa Berlian Literacy Challenge. Ada tiga lomba di dalamnya. Dua lomba untuk siswa terdiri dari lomba membaca nyaring dan  photo contest & best captions (1-16/4/22). Sedangkan sebuah lomba untuk wali siswa berupa lomba Zona Literasi literasi (31/3/22-18/4/22).

Kiky menyatakan, “Karena kita punya wali siswa dengan Koordinator Kelas (Korlas) dan Ikwam yang sangat solid, maka kita juga ada lomba Zona Literasi. Para juara lomba internal ini akan diumumkan pada hari-H Milad ke-13.”

Tak hanya lomba, gerakan sedekah buku ‘Satu Jiwa Satu Buku’ (Sajisaka) juga telah berlangsung sebagai upaya menyalakan giat literasi menjelang Milad Berlian School, Selasa (12/4/22).

“Untuk mengisi buku di Pojok Baca yang nantinya juga dibaca siswa kelas itu. Jadi setiap siswa membawa satu buku untuk dihibahkan ke pojok baca kelasnya,” terangnya.

Persiapan Matang

Persiapan matang tampak jelas dari para pengisi acara. Termasuk salah satunya Mamluqil Farihah SPd. Memasuki tiga bulan menjadi guru Berlian School, Luqi—panggilan akrabnya—terpilih menjadi master of ceremony (MC).

Meski telah berpengalaman menjadi MC, tapi dia merasa takut. “Sudah lama tidak pegang mic, tiga tahun yang lalu kalau tidak salah,” ujarnya mengenang jejak pengalamannya memandu acara.

Meski demikian, dia mengaku senang karena mendapat kesempatan dan kepercayaan memandu salah satu acara spesial Berlian School. “Tentunya juga dapat ilmu baru dan pengalaman bertambah,” imbuhnya.

Dia bersyukur, sang pelatih berpengalaman Zaitun Nailiyah SPsi dan rekan duetnya Viki Safitri SPd selalu memberinya semangat. “Jadi yakin ke diri sendiri bisa memberikan yang terbaik. Yang penting sudah usaha dan semoga besok hasilnya juga sesuai keinginan,” ujarnya.

Begitu pula dengan Viki Safitri. Untuk menyiapkan dirinya sebagai MC besok, Viki—panggilannya—mengaku berulang kali latihan. “Kalau di sekolah sudah tiga kali, kalau di rumah kadang latihan sendiri di depan kaca,” ungkapnya.

Baginya, MC kali ini menawarkan pengalaman baru yang membuatnya masih sering grogi. “Kalau di Mugeb biasanya MC acara sama anak-anak. Kalau Smile besok ini kan juga ada bunda-bunda Ikwam,” tambahnya.

Dengan mantap Kiky menyatakan, “Insyaallah persiapannya sudah matang. Tinggal besok Senin eksekusinya!” Kemudian dia berharap, “Semoga tidak ada halangan atau gangguan di luar jangkauan kita, amin.” (*)

Editor Mohammad Nurfatoni


Category: News