Aditama SPdI dalam video Pesan Ustadz Spesial Ramadhan (Sayyidah Nuriyah/PWMU.CO)

Berlian School Gencarkan Syiar Digital, Kreatif!; Liputan Kontributor PWMU.CO Gresik Sayyidah Nuriyah.

PWMU.CO – Beragam konten kreatif berupa flyer dan video edukasi Islami akrab mewarnai media sosial keluarga besar SD Muhammadiyah 2 GKB (Berlian School). Sekolah Literasi ini menjadikan momentum bulan suci Ramadhan untuk menggencarkan syiar digital.

Poster edukasi digital itu selain berseliweran di media sosial sekolah seperti Instagram (@sdm2gkb), juga tampil silih berganti di grup WhatsApp kelas dan status para guru. Sajian syiar digital menjadi jalan alternatif siswa tetap memperoleh edukasi menarik seputar Ramadhan meski sedang giliran belajar dari rumah.

Di antaranya, video kreatif persiapan menyambut Ramadhan (29/3/22), Peta Ramadhan in Action yang menajabarkan sembilan program selama Ramadhan (1/4/22), dan Jumat Checklist (15/4/22).

Seiring meredanya pandemi Covid-19, Sekolah Sehat Nasional ini memang masih menerapkan sistem pembelajaran tatap muka di sekolah secara bergantian. Terutama ketika Pesantren Kilat Darul Arqam (PKDA) Ramadhan 1443.

Kebiasaan syiar digital ini pun berlanjut selepas Ramadhan. Jadi tak sekadar berhenti mengedukasi dan berbagi praktik baik pembelajaran seputar Ramadhan saja.

Konten Kuis

Hal ini terwujud pada sajian konten kuis menemukan kata-kata yang menjadi ciri khas Hari Raya. Namanya Quiz Time: Word Finder. Harapannya, kuis edukatif ini menambah kegiatan positif anak saat berkumpul bersama keluarga di liburan hari raya.

Kuis itu memancing keingintahuan siswa Berlian School hingga tertarik berpartisipasi menjawab langsung di grup WhatsApp kelas maupun di kolom komentar Instagram. Seperti yang dilakukan Zulfikar Akbar Putranto kelas IV al-Farabi.

Dia langsung mengetik sederet kata yang sukses dia temukan. “Yuk-mudik-takbiran-silaturahim-foto-fam-ketupat-opor-kue-nastar-kek,” tulisnya.

Tak berhenti mendaftar sederet kata tersebut, Zulfikar—sapaan akrabnya—juga inisiatif merangkainya menjadi kalimat yang utuh. “Yuk, mudik takbiran silaturahim foto fam (family) (makan) ketupat opor kue nastar dan kek!” imbuhnya sambil membubuhkan emoji senyum, peluk, dan salam.

Begitupula dengan Alrafaeyza Kahirazzaky. Siswa kelas I as-Salam yang akrab dipanggil Azky itu berhasil menemukan kata-kata tersebut, kecuali fam dan kek. Tak ketinggalan juga siswi kelas II an-Nahl Fatin Kayyis Nurkamila Putri AS mampu menemukan tujuh kata.

Video Ucapan-Tausiah Guru

Video edukasi pun tak kalah menarik. Terbaru, ada konten video di mana seluruh guru dan karyawan Berlian School mengucap selamat Lebaran dengan iringan lagu ‘Lebaran Sebentar Lagi’ (1/5/22).

Koreografi yang mereka tampilkan juga memantik komentar wali siswa. Salah satunya dari Feria Indriani Putri, bunda dari Aqeela kelas IV al-Jazari dan Kaina II al-Fiil. “Selamat merayakan Idul Fitri 1443 buat ustadz-ustadzah Berlian School yang selalu semangat dalam mengajak kebaikan buat anak-anak,” tulisnya.

Sambil menyelipkan doa, Kurniawati, wali siswa lain, juga mengapresiasi, “MasyaAllah ustadz-ustadzah keren. Terus semangat mendidik anak-anak generasi Islami! Terima kasih ustadz-ustadzah.”

Sebelumnya, di tengah Ramadhan (18/4/22), Berlian School juga meluncurkan video tausiah guru yang terkemas secara apik dalam Pentas Ramadhan. Yaitu Pesan Ustadz Spesial Ramadhan.

Baca sambungan di halaman 2: Ikuti Tren Kekinian

Sebagian jejak syiar digital setelah dan selama Ramadhan. Berlian School Gencarkan Syiar Digital, Kreatif! (Sayyidah Nuriyah/PWMU.CO)

Ikuti Tren Kekinian

Kreativitas mereka juga sejalan dengan tren kekinian seperti memanfaatkan aplikasi pengubah suara Google Assistant. Ini bisa ditemukan pada konten yang mengupas fakta malam Lailatul Qadar (23/4/22).

Ternyata konten ini menarik perhatian warganet yang kebetulan melihat. Ialah Guru SMP Negeri 3 Sidoarjo Darul Setiawan SPd. Dia mengapresiasi sekaligus mengungkap penasarannya, “Bagus karikaturnya. Bikin khusus ya? Mantab (emoticon jempol).”

Salah satu Koordinator Marketing Viki Safitri SPd mengungkap alasan merealisasikan idenya pada konten ini. “Anak-anak sekarang sudah pada pintar main gadget, Tiktok, Instagram. Salah satu konten yang lagi viral itu suaranya mbak-mbak Google. Kalau mereka tertarik, insyaallah pesan yang ada di konten itu tersampaikan,” jelasnya.

Koordinator bidang Pemasaran Ika Wahyuni SPd pun berbagi salah satu kunci menyajikan konten yang aktual dan menarik. “Harus sering cari inspirasi. Bisa di akun Instagram secara umum maupun Instagram sekolah-sekolah lain, kemudian kita modifikasi,” terangnya.

Dukungan Siswa dan Orangtua

Untuk dapat menyajikan konten kreatif syiar itu, proses pembuatannya juga melibatkan beberapa siswa. Salah satunya, Azzahra Dewi Ayuningratri kelas IV al-Battani (8/4/22).

Sang bunda sangat mendukung proses syuting yang saat itu berlangsung di tengah puasa Ramadhan. “Terima kasih, Kak Zahra dipercaya jadi model konten motivasinya Berlian School. Kak Zahra senang banget, ustadzah. Alhamdulilah,” ujarnya.

Dia juga menyampaikan harapan atas terpilihnya Zahra mengisi konten ‘Empat Tips Produktif di Bulan Ramadhan’. “Semoga juga bisa menjadi motivasi diri sendiri biar makin khusyuk beraktivitas positif di Ramadhan ini,” tambahnya.

Sinergi Kreasikan Momentum Baik

Wakil Kepala bidang Kesiswaan Khoiro Numsyah SPd menyatakan, sinergi menjadi keharusan untuk bisa maju di zaman yang penuh disrupsi ini. “Semua bidang saling menguatkan Dan melengkapi untuk mencapai visi misi Berlian school. Bisa dibilang, kolaborasilah yang menjadi kekuatan Kita,” tegasnya.

Dia lantas mengapresiasi kinerja Tim Marketing Berlian School yang senantiasa menggencarkan syiar digital. “Ibarat di dapur, tim ini berperan menghias produk. Jadi tim ini tidak bisa terpisahkan dari sekolah,” imbuhnya.

Guru Bahasa Inggris yang akrab disapa Khoiro itu melanjutkan, semua bidang pasti sudah membuat rencana kegiatan. “Tim Marketing yang bertugas mempublikasikan di semua media sosial sekolah. Insyaallah dengan sinergi yang baik, sekolah kita akan terus maju,” tambahnya.

Salah satu Tim Marketing, Vilda Rima Aulia Zahroh MPd menyatakan, timnya tidak mengalami kendala berarti selama proses meracik konten kreatif itu. “Alhamdulillah, karena semuanya support, Tim PPK ketika dihubungi juga langsung respon,” imbuhnya.

Misal pada video Pentas Ramadhan, hanya memerlukan dua kali pengambilan video selama 15 menit. “Sama persiapan pasang kamera, lighting, dan tata ruang,” paparnya.

Begitulah jejak syiar digital Berlian School yang akan terus berlanjut selepas Ramadhan. Jejak selengkapnya bisa ditemukan di akun Instagram @sdm2gkb. (*)

Editor Mohammad Nurfatoni


Category: News