Tim robotik Berlian School saat latihan (Alimatul Ghoriyah/PWMU.CO)

Tim Robotik Berlian School Konsisten Berlatih Pascalomba Baronas, liputan Viki Safitri, kontributor PWMU.CO Gresik.

PWMU.CO – Tim robotik SD Muhammadiyah 2 GKB (Berlian School) Gresik tetap konsisten melakukan latihan setelah mengikuti Lomba Robot Nasional (Baronas) yang diadakan Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya, beberapa waktu lalu.

Tim terdiri dari tiga siswa yaitu Manggala Parvaiz Tian (II-An Nahl), M Rizqi Fergiawan (III-Korea Selatan), dan Ahmad Rafa Al Baihaqi (V-Mas Mansur).

Ketiga siswa Berlian School itu masih konsisten melakukan latihan pascalomba. Meskipun pada lomba tersebut mereka hanya sampai lolos di delapan besar.

“Alhamdulillah mereka masih semangat latihan meskipun kemarin hanya lolos di delapan besar,” tutur Alimatul Ghoriyah SH, Koordinator Olahraga Seni dan Teknologi (OST) Berlian School.

Ima, sapaan akrabnya, mengatakan pencapaian tim robotik Berlian School sudah luar biasa. Ini adalah kali pertama mengikuti lomba robotik tingkat nasional dan lolos delapan besar.

Dia mengatakan tim robotik Berlian School tetap berlatih setiap pekan meskipun tidak sedang dalam persiapan lomba. Selain untuk mengevaluasi kekurangan dari Baronas kemarin, latihan juga bertujuan agar tim robotik bisa lebih siap jika ada even lomba ke depan.

Ima menambahkan, saat menghadapi Baronas, Tim Robotik Berlian School latihan intensif dua hingga tiga kali setiap pekan. Dibimbing oleh guru ekstrakurikuler robotik, mereka berhasil menduduki delapan besar nasional.

“Tentunya kami tidak cepat puas dengan prestasi ini, kita akan terus membimbing dan mempersiapkan anak-anak agar bisa juara di lomba robotik mendatang,” tutur Ima.

Tertarik Robotik sejak Kecil

Manggala Parvaiz Tian mengatakan ini adalah pertama kali ia mengikuti lomba robotik. Meskipun tak juara, tapi ia senang karena masuk delapan besar. Siswa yang akrab dipanggil Manggala ini mengaku tertarik robotik sejak di bangku kelas I.

“Saya suka robotik sejak kelas I. Dulu saat TK cuma tahu tentang lego saja,” tuturnya saat diwawancarai PWMU, Kamis (14/4/22). Siswa yang bercita-cita jadi astronot ini mengaku suka merakit lego sejak kecil.

Hal serupa juga disampaikan oleh M Rizqi Ferqiawan. Siswa yang duduk di bangku kelas III ini tak kapok meskipun belum berhasil menyabet juara. Ia berniat akan mengikuti lomba robotik lagi jika nanti ada kesempatan.

Pengen ikut lomba robotik lagi. Semoga nanti bisa juara,” kata Rizqi bersemangat.

Anggota tim yang terakhir adalah Ahmad Rafa Al Baihaqi. Siswa kelas V Berlian School ini mengaku mendapat banyak pengalaman saat mengikuti Baronas.

Saat Baronas kemarin, Rafa dan tim membuat Factory Supplier Robot. Robot yang menyerupai mobil yang memiliki misi untuk mengirim suatu komponen kemudian menyusun komponen tersebut ke suatu tempat dengan cepat dan akurat. (*)

Editor Mohammad Nurfatoni


Category: News