Fauzuddin Ahmad SPd membuka Gerakan Sedakah Buku Sajisaka (Sayyidah Nuriyah/PWMU.CO(

Satu Jiwa Satu Pustaka Hidupkan Literasi Berlian School, Liputan Kontributor PWMU.CO Gresik Sayyidah Nuriyah.

PWMU.CO – Siswa Berlian School alias SD Muhammadiyah 2 GKB Gresik kompak menyedekahkan buku bacaan favoritnya dalam momentum Gerakan Sedekah Buku bertajuk Satu Jiwa Satu Pustaka (Sajisaka), Selasa (12/4/22).

Pada pukul 08.00-11.00 WIB, seluruh siswa kelas I-VI bergantian menuju aula sambil membawa bukunya. Mereka tampak semangat menyukseskan bagian rangkaian pramilad ke-13 sekolah literasi itu.

Seorang perwakilan siswa dari masing-masing kelas pun naik ke atas panggung untuk menyerahkan buku secara simbolis kepada sang kepala sekolah. Sementara itu, siswa lainnya yang duduk berjarak di depan panggung menyemarakkan dengan bertepuk tangan sambil menyanyi Berlian Bersinar, lagu Berlian School yang sudah mereka hafal di luar kepala.

Salah satu siswa yang maju ialah Muhammad Dilbert Alaric Athallah yang mewakili kelas I al-Malik. Siswa yang akrab disapa Dilbert itu menyerahkan 17 buku yang dia bawa. Yaitu 7 buku seri Adab Anak Islam dan 10 buku seri Akhlak for Kids. Dia memecahkan rekor pembawa buku terbanyak.

Kata wali kelasnya, Saidah SPd, Dilbert memang hobi membaca. Sebab, dia terbiasa memiliki waktu khusus untuk membaca buku bersama sang mama. Hal ini didukung pula dengan mamanya yang menjual buku anak-anak.

Hiburan di Sedekah Buku 

Antusias siswa semakin tampak saat pembawa acara meneriakkan jargon, “Sedekah buku!” hingga para siswa langsung membalas dengan berteriak, “Beribu pahala!” Gemuruh tepuk tangan kembali pecah di ruang aula itu.

Dengan panduan guru asisten, para siswa kelas I dan II berbaris rapi menuju kotak sedekah buku sesuai kelasnya. Di balik kotak, wali kelas sudah berdiri dan bersiap menyambut. Mereka mengucap terima kasih ketika satu per satu siswa memasukkan bukunya ke dalam kotak.

Gerakan Sedekah Buku itu juga semakin meriah dengan penampilan siswa. Di jenjang kelas III dan IV, Azzalea Ramadhani Fadilah Tanjung menyanyikan lagu yang dipopulerkan Naura berjudul Untuk Tuhan. Seisi aula pun terenyuh dengan suara emasnya.

Pada Sajisaka gelombang terkahir, untuk jenjang kelas V dan VI, ada Rayna Saqeena Putri Atmadja yang membacakan puisi. Emosi para siswa pun diaduk-aduk dengan penampilan Rayna, sang juara harapan I lomba membaca puisi di ajang Mudahan Got Talent 2021.

Siswa kelas I Al-Malik mendapat giliran pertama memasukkan sedekah buku ke kotak (Sayyidah Nuriyah/PWMU.CO)

Berikan Buku yang Disuka 

Di hadapan para siswa, Kepala Sekolah Fauzuddin Ahmad SPd menerangkan, untuk meraih keberkahan di bulan Ramadhan, siswa bisa memperbanyak amal ibadah atau amal kebaikan.

Salah satunya dengan bersedekah. “Sedekah bisa berupa harta, tenaga, pikiran, atau benda yang kita miliki. Termasuk memberikan buku yang kita sukai,” imbuhnya.

Ahmad—sapaan akrabnya—lantas mengucap terima kasih kepada seluruh siswa yang telah menyedekahkan buku untuk Pojok Baca kelas masing-masing. “Semoga Allah menerima kebaikan sedekah buku ini dengan menambahkan rizki,” doanya.

Sejalan dengan Ahmad, Koordinator Literasi Alindatul Khusnah SPd berharap, buku dari Sajisaka nantinya bermanfaat untuk para siswa. Anak-anak masih bisa membaca buku favoritnya maupun buku favorit temannya itu di Pojok Baca kelas.

Sehingga, dia berharap, kemampuan literasi para siswa juga semakin meningkat. “Selain manfaat pahala karena sudah bersedekah buku di bulan Ramadhan ini, juga bisa bermanfaat untuk menambah koleksi bacaan yang ada di Pojok Baca kelas masing-masing,” imbuhnya.

Dukungan Ikwam 

Kesuksesan Gerakan Sedakah Buku ini tak lepas dari dukungan para Koordinator Kelas yang merupakan bagian dari Ikatan Wali Murid (Ikwam) Berlian School. Beberapa hari sebelumnya, mereka serentak menginformasikan para wali siswa di grup WhatsApp kelasnya.

Tak sekadar aktif menginfokan, Korlas juga selalu memotivasi wali siswa dan memberitahukan rambu-rambu buku sesuai usia anak. Mengingat, buku itu nantinya juga akan siswa baca ketika di kelas.

Dukungan Korlas ternyata masih berlanjut hingga Gerakan Sedekah Buku berakhir. Mama Pahleva Szemaizar Hinamb dari kelas I Al-Malik misalnya. Dia ikut membantu memberi label inventaris pada buku-buku yang telah terkumpul. Sinergi dan dukungan Ikwam Berlian School memang selalu melekat pada setiap program sekolah. (*)


Category: News