PWMU.CO – Siswa Berlian School Diajak Famous dan Glowing dengan Jurnalistik dalam acara Guest Star Jurnalistik yang diselengarakan OST (Olahraga, Seni, dan Teknologi) SD Muhammadiyah 2 GKB, Kamis (17/3/2022).

Acara yang diikuti oleh siswa kelas I-V SD Muhammadiyah 2 GKB Gresik (Berlian School) melalui Zoom Cloud Meeting ini menggundang pemateri Defi Aryani Spsi M Psi. Dia penulis, founder Galaksi Aksara Kita, dan konselor.

Sebelum masuk ke materi, Defi bertanya kepada siswa terkait pengetahuan tentang jurnalistik. “Anak-anak Ustadzah Defi mau tanya apa sih yang kalain tahu tentang jurnalistik?” tanyanya.

Terlihat semua siswa antusias mengirim jawaban di kolom chat. Salah satunya Mangala siswa kelas II An Nahl. “Penulis berita,” jawabnya.

Defi menguraikani sebagian besar chat menuliskan jurnalistik adalah menulis dan memberitahu kabar berita ke orang lain. Jadi jurnalistik bukan hanya menulis. Akan tetapi menulis hanyalah sebagian kecil dari pada jurnalistik.

Memasuki materi, siswa diajak mengenal jurnalistik dengan cara yang asyik. “Biar asyik ayo sama-sama mengenal jurnalistik dengan cara yang asyik,” ujarnya.
Baca Juga:  Dari Mendongeng hingga Bikin Vlog, Peringatan Bulan Bahasa di Berlian School

Defi, sapaan akrabnya, menyampaikan orang yang tahu jurnalistik itu keren. “Orang yang mengenal jurnalistik itu keren, kok bisa?” tanyanya.

“Iya bisa anak-anak. Dengan mengenal jurnalistik kita akan terhindar dari hoax, kabar bohong karena kita tahu cerita-cerita yang baik, caranya gimana agar tahu cerita yang baik? Caranya kita asyikin aja,” tuturnya.

Dia lalu mengajak siswa menjadi famous (terkenal) sekaligus glowing (bersinar). “Ada yang tahu fomous itu apa, ada yang ingin viral?” tanyanya. Semua siswa tampak atusias mengacungkan tangan ingin tahu cara menjadi famous sekaligus glowing.

“Jika ingin tahu caranya gampang, glowing yang baik dan fomous yang baik itu kita harus ngomong dengan baik dengan demikian amalan kita akan baik juga. Maka dari itu yuk mulai sekarang ayo menulis yang baik-baik saja ya,” tuturnya.

Baca Juga:  Hafalan Quran Mumtaz, Selangkah Jadi Hufadh Sudah Diawali Siswa Ini

Defi mengajak siswa langsung praktik menulis cerita sederhana tentang “Aku” .

“Yuk semuanya ambil buku tulis ikuti langkah-langkah Ustadzah Defi ya,” ujarnya.

Pertama, seluruh siswa menuliskan kata aku. “Ayo tulis dulu kata A K dan U. wah sudah praktik semua gampang ya, kalau sudah silahkan beri emot senyum,” ujarnya.

Kedua, siswa bisa menulis di kolom chat. “Anak-anak bisa menuliskan kalimat yang diawali dengan kata aku misal aku ingin jadi dokter,” ujarnya.

Ketiga, siswa diajak mengambar rumah, pohon, dan manusia. “Ustadzah beri waktu lima menit silakan anak-anak mengambar di buku masing-masing,” tuturnya.

Baca Juga:  Ikwam Gelar Raker, Ini Program yang Disusun untuk Siswa

Setelah selesai mengambar Defi meminta siswa agar menunjukan hasil gambar dan menceritakan isi dari hasil gambaranya. “Karena sudah banyak yang selsai ada yang mau menceritakan hasil gambaranya?” tanyanya.

Tidak disangkah banyak yang angkat tangan salah satunya Fatin Kayyis Kelas II An-Nahl menceritakan hasil gambarannya.

Defi memberi pujian ke siswa yang biasa disapa Ayyis itu.

“Keren sekali Ayyis sangat berbakat, selain jago mengambar jago juga bercerita,” tuturnya.

Di akhir materi Defi memberi motivasi kepada siswa Berlian School. “Menulislah lalu membacalah. Kalian boleh berhenti menulis asal tidak berhenti membaca. jadi tiap hari usahakan membaca walaupun hanya tiga halaman. Yuk budayakan membaca di manapun dan kapanpun. Kalau dipaksa semua pasti bisa,” ujarnya. (*)

Penulis Fiska Puspa Dwi Arinda


Category: News