Muhammad Toha Mahsun saat menyampaikan materi. (Novia Qurrati A’yunina/PWMU.CO)

Gadget, Temanku atau Musuhku? Laporan Kontributor Novia Qurrati A’yunina dari Berlian School Gresik.

PWMU.CO – Gadget, temanku atau musuhku? Kepala SMK Muhammadiyah (SMKM) 5 Panceng Gresik Moh Thoha Mahsun SAg MPdI  MHES mengungkapnya dalam My Parents, My Teacher, di SD Muhammadiyah 2 GKB (Berlian School) Gresik, Senin (20/12/21) pagi.

Setelah sang pembawa acara Rijalul Fikri SSi mengenalkan pemateri, para siswa kelas IV tampak antusias menunggu pemaparan wali siswa kelas IV Rahmah Firila Dinila itu.

Sebelum Thoha memulai pemaparannya, ia bertanya “Siapa yang di sini tidak mempunyai gadget?” Dengan cekatan, sebagian siswa mengangkat tangannya, sebagaian lainnya tidak.

Saat dia menceritakan  pengalamannya ketika menimba ilmu di dalam maupun luar negeri, siswa-siswi tenang menyimaknya. Untuk menghidupkan suasana, Thoha meminta salah satu peserta mengomentari gambar yang dia tayangkan

Kalyca Audra—siswa kelas 4 Battani—berkomentar, “Itu gambar anak yang asik bermain gadget.” Thoha mengiyakan. “Betul sekali!” ujarnya.

Kalyca Audra siswi peserta kegiatan My Parents, My Teacher kelas IV Al Battani (Novia Qurrati A’yunina/PWMU.CO)

Gadget: Negatif Vs Positif

Di Aula Berlian School, Thoha memaparkan beberapa dampak positif dan negatif ketika anak  bermain gadget. “Yaitu memiliki kemampuan motorik yang lebih baik, mengalihkan perhatian dari permainan yang memiliki risiko terlukai, dan dapat membangun rasa kompetitif pada diri kalian,” tutur Thoha.

Kemudian, dia memaparkan efek negatifnya. Salah satunya menghambat perkembangan bahasa dan bicara. “Berkurangnya atensi (perhatian) akan membuat masalah dalam belajar, meningkatkan emosional dengan menunjukkan kemarahan dan akan terlihat depresi saat kalian tidak bisa online,” tambahnya.

”Bagi kalian yang sering bermain gadget, maka konsentrasi kalian akan berkurang dan gelisah, tidak akan mampu berpikir lama karena konsentrasi kalian akan terpengaruh oleh gadget!” jelas Thoha.

Selain itu, dia mengatakan gadget bisa mengurasi rasa peduli dengan lingkungan. “Karena waktu kalian akan habis dengan cepat saat kalian asik menggunakan gadget atau bisa disebut dengan lupa waktu,” terang dia.

Bahaya Gadget

Ia juga memaparkan beberapa bahaya kecanduan gadget. “di antaranya sulit berkonsentrasi, gangguan penglihatan, dan juga radiasi otak,” ucapnya. “Anak-anak juga bisa terpapar situs-situs yang seharusnya belum pantas untuk dilihat anak-anak,” lanjutnya.

Antusiasme anak-anak terlihat hingga akhir acara. Ketika Thoha meminta para siswa membaca slide terakhir, mereka semangat meneriakkan, “Yuk, batasi bermain gadget!”

Tak lupa, Thoha memberi wejangan, “Semakin cerdas baik dalam menggunakan gadget, bersosial, belajar, menggunakan waktu dan cerdas dalam akhlak, maka akan semakin bermanfaat!” (*)


Category: News