Salah satu penampilan tarjim dari siswa kelas I (Istimewa/PWMU.CO)

Tarjim Show Berlian School, Ujian serasa Lomba, laporan kontributor PWMU.CO Gresik Sayyidah Nuriyah.

PWMU.CO – Ternyata, ujian juga bisa dikemas menjadi ajang lomba menyenangkan. Di pekan terakhir semester ini, Tim al-Islam, Kemuhammadiyahan, Bahasa Arab, dan al-Quran (Ismubaqu) SD Muhammadiyah 2 GKB (Berlian School) Gresik menyulap munaqasah tarjim (penilaian membaca terjemahan al-Quran) menjadi ajang perlombaan bernuansa santai.

“Santai tapi bermakna dan bermanfaat,” ujar Wakil Kepala Sekolah bidang Pembiasaan dan Pembinaan Karakter Aditama SPdI. Sebelumnya, mereka sudah melaksanakan munaqosyah tahfidh dan tahsin al-Quran.

Melalui Tarjim Show, lanjutnya, sekolah juga memberikan panggung bagi anak agar percaya dirinya meningkat. “Juga dibingkai menyenangkan agar anak semangat,” imbuhnya.

Hayyinatin SPdI—koordinator program—menambahkan, tarjim ini memudahkan para siswa menghafal surat pendek dan memahami artinya. Teknisnya, para siswa diminta menampilkan tarjim secara berkelompok dan bergantian di aula.

Mahzumah (kanan) dan Mar’atus Sholihah menyimak dan menilai penampilan tarjim (Sayyidah Nuriyah/PWMU.CO)

Poin Tinggi

Usai memperkenalkan diri masing-masing, mereka menampilkan tarjim sesuai target jenjang kelasnya. Untuk siswa kelas I tarjim al-Fatihah, siswa kelas II tarjim an-Nas, siswa kelas III tarjim al-Falaq, siswa kelas IV tarjim an-Nashr, siswa kelas V tarjim al-Lahab, dan siswa kelas VI tarjim al-Kafirun.

Siswa jenjang kelas I dan II menampilkan tarjim pada hari Senin (27/12/21). Kemudian siswa kelas III dan IV menampilkan tarjim pada hari Selasa (28/12/21). Sedangkan siswa kelas V dan VI menampilkan tarjim pada hari Rabu (29/12/21).

Mahzumah SPd dan Mar’atus Sholihah SPdI—dua ustadzah yang menjadi munaqis (penilai)—bersyukur para siswa semangat menampilkan tarjim. Mereka mengungkap, banyak siswa mendapat poin tinggi pada aspek ketepatan arti, pelafadzan, dan kelancaran.

“Kelas atas banyak yang jayyid jiddan (memuaskan), kelas kecil banyak yang mumtaz (sangat memuaskan),” ungkapnya.

Fatma Hajar Islamiyah SPd, wali kelas I, bersyukur banyak mayoritas siswa di kelasnya mampu menampilkan yang terbaik. Sebab, tarjim sudah menjadi pembiasaan setiap pagi sebelum mulai pembelajaran.

“Alhamdulillah, tidak pakai latihan, cuma sebelumnya anak-anak mendapat info besok akan menampilkan tarjim di hadapan teman-teman,” ujar dia. (*)

Editor Mohammad Nurfatoni

Salah satu kelompok dari kelas III Qatar menampilkan tarjim al-Falaq. Dari kiri: Alesha Sabrina Sakhi Rosyadi, Rei Rosyaila Roxanne Rosyadi, Quila Dinartha Putri, Khansa An Na’ila, dan Mikaela Arissa Azzahra

Category: News