Nur Laili Dwi Rachmadani saat menyampaikan materi (Fiska Puspa Dwi Arinda/PWMU.CO)

Alumnus Berlian School Berbagi Tiga Kemampuan Manajemen Waktu, laporan kontributor Gresik: Fiska Puspa Dwi Arinda.

PWMU.CO – SD Muhammadiyah 2 GKB Gresik (Berlian School) mengadakan acara Alumni Talk dengan tema Berdamai dengan Waktu Menuju Generasi Bermutu, Selasa (21/12/2021).

Acara yang diikuti oleh siswa beserta wali kelas V Berlian School ini menghadirkan alumnus angkatan pertama: Nur Laili Dwi Rachmadani.

Sebelum masuk ke materi, Lely, sapaan akrabnya, bertanya ke pada peserta yang ingin menjadi orang sukses “Adik-adik di sini siapa yang ingin sukses?” tanyanya di depan siswa.

Dia kemudian menjelaskan salah satu kunci sukses bisa memanajemen waktu adalah seberapa kuat motivasi dalam mengatur waktu supaya lebih produktif.

“Nah bagaimana motivasinya kuat? Berdasarkan riset dari tim satu persen manusia harus menguasai skill dasar manajemen waktu,” lanjutnya.

Pertama, arragement (pengaturan). Yakni hal-hal yang berhubungan dengan pengaturan. “Nah gimana sih cara menyusun jadwal dengan baik setiap hari,” tanyanya retoris.

Dia segera menjawabnya: “Berikut urutanya buat jadwal lebih spesifik, bikin kotak kecil untuk checklist, kemudian kasih reward untuk diri sendiri dengan demikian adik-adik akan menjadi.”

Kedua, awareness (kesadaran diri). Yaitu yaitu proses mengendalikan diri atas apa yang menjadi tanggung jawab dan mengoptimalkannya dalam menyelesaikan sebuah pekerjaan. “Mereka akan menyadari bahwa waktu itu terbatas, maka dari itu kita perlu menyusun tujuan, rencana, dan jadwal dengan lebih efektif,” jelasnya.

Kertiga, adaptation (adaptasi)

“Awal pandemi tentu adik-adik sekolahnya di rumah. Nah waktu itu kita awalnya belajar di sekolah jadi belajar di rumah. Tanpa disadari kalian terpakss beradaptasiuntuk menjalaninya, adaptasi ini dapat menentukan tujuan dalam menyelsaikan tugas dan tidak boleh menundanya,” tuturnya.

Nur Laili Dwi Rachmadani saat menyampaikan materi. Alumnus Berlian School Berbagi Tiga Kemampuan Manajemen Waktu (Fiska Puspa Dwi Arinda/PWMU.CO)

Cara Mengatasi Malas Versi Orang Jepang

Selain menyampaikan tiga skill mengatur waktu. Lely juga memberi cara mengatasi malas

“Seperti kita tahu, Jepang dikenal dengan etos kerja yang baik dan disiplin. Nah, ternyata mereka sejak kecil sudah dilatih untuk mempunyai prinsip tertentu yaitu mengulang rutinitas kecil yang positif setiap harinya,” jelasnya.

Di akhir acara Lely menutup dengan pesan: “Semoga adik-adik bisa menjaga amanat yang telah di ajarakan oleh ustadz-ustadzah selama di sekolah. Semoga menjadi generasi lebih baik berakhlakul karimah,” ucapnya.

Dan jika nanti sudah keluar dari sini, sambung dia, semoga masih bisa mengharumkan nama baik almamater di manapun adik-adik berada sehingga menjadi generasai yang bermutuh yang nantinya membawa nama baik Berlian School tercinta ini.

Ketua Panitia Dwi Martini MPd pada saat ditemui tim PWMU menyampaikan, tujuan dari kegiatan ini agar siswa lebih bersemangat dalam mengatur waktu. Dan bisa memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

“Kegiatan ini juga dikemas melatih kepercayaan diri siswa contohnya tadi MC dari siswa kelas V sendiri, dan alhamdulillah anak-anak sangat antusias mengikuti dari awal hingga akhir,” lanjutnya.

Tini menyampaikan rasa terima kasihnya kepada ustadz-ustadzah yang telah mensukseskan acara ini sehingga acara berjalan dengan lancar. (*)

Editor Mohammad Nurfatoni


Category: News