Fauzuddin Ahmad SPd dan dr Shinta Puspitasari menunjukkan dokumen MoU yang telah ditandatangani. Perpanjang MoU, Begini Kerja Sama Berlian School-Puskesmas Sukomulyo (Istimewa/PWMU.CO)

Perpanjang MoU, Begini Kerja Sama Berlian School-Puskesmas Sukomulyo, laporan kontributir PWMU.CO Sayyidah Nuriyah

PWMU.CO – SD Muhammadiyah 2 GKB Gresik (Berlian School) dan Puskesmas Sukomulyo memperpanjang kerja samanya.
Penandatanganan MoU (memorandum of understanding) menandai resminya keberlanjutan kerja sama di antara kedua pihak.

Kepala SD Muhammadiyah 2 GKB Gresik Fauzuddin Ahmad SPd dan Kepala Puskesmas Sukomulyo dr Shinta Puspitasari menandatanganinya di Meeting Room Berlian School, Jumat (24/12/2021) pagi.

Sejak 2017, Berlian School dengan Puskesmas Sukomulyo, Manyar, Gresik bersinergi dalam program Pelaksanaan Kegiatan Usaha Kesehatan Sekolah. Adapun cakupan kerja sama tersebut meliputi tiga aspek. Pertama, pemateri seminar atau edukasi kesehatan.

Kedua, penyediaan tenaga sarana prasarana dan pelaksanaan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan pendidikan kesehatan baik indra mau ekstrakurikuler, pelayanan kesehatan yang mencakup promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif. Selain itu juga kebijakan yang mendukung pelaksanaan Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah di SD Muhammadiyah 2 GKB Gresik.

Baca Juga:  Dari Mana Sumber Dana Ribuan Amal Usaha Muhammadiyah?

Ketiga, pembinaan dan pengembangan lingkungan sekolah sehat baik fisik, mental maupun sosial. Pembinaan lingkungan sekolah sehat adalah kegiatan yang meliputi pelaksanaan kebersihan, keindahan, kenyamanan, ketertiban, keamanan, kerindangan, dan kekeluargaan (7K).

Selain itu, juga ada pembinaan dan pemeliharaan kesehatan lingkungan termasuk bebas asap rokok, pornografi, narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya atau (NAPZA) dan kekerasan, dan pembinaan kerjasama antar masyarakat sekolah.

Interval Vaksin Covid-19 dan BIAS

Kepala Dinas Kesehatan Dr Mukhibbatul Khusnah MM mengucapkan terima kasih kepada Puskesmas Sukomulyo sudah melaksanakan vaksinasi Covid-19 maupun imunisasi BIAS.

Saat nanti anak-anak sudah selesai melakukan BIAS, dia mengimbau sekolah berkoordinasi dengan Puskesmas terkait pelaksanaan vaksinasi Covid-19 selanjutnya. “Dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) memang menyampaikan selisih antara BIAS dan vaksinasi Covid-19 boleh dua minggu,” ujarnya.

“Tapi kemarin kita sudah sepakati bersama. Petunjuk Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan Provinsi, sebaiknya interval dilakukan empat minggu!” imbuhnya.

Kalau interval vaksinasi Covid-19 dosis pertama dan kedua, lanjutnya, minimal 28 hari. Dia mengimbau informasi ini disosialisasikan kepada wali siswa. “Wali murid kita itu kan menantinya bukan menanti yang BIAS, tapi menanti vaksin Covid-19,” ungkapnya.

Baca Juga:  Cerita Din Syamsuddin soal Pemimpin Agama Dunia yang Terbelalak pada Muhammadiyah

“Ibu-ibu merasa aman anaknya sekolah apabila anaknya sudah divaksin Covid-19, tapi karena program pemerintah bulan ini BIAS untuk I, II, dan V itu memang harus kita jalankan, maka mohon ustad-ustadzah bisa menjelaskan ke wali murid,” imbaunya.

Koordinator Bidang Lingkungan dan Toga Ikwam Hasmiati menyerahkan Sabun Ramah Lingkungan (Si Ramli) kepada dr Shinta Puspitasari. Perpanjang MoU, Begini Kerja Sama Berlian School-Puskesmas Sukomulyo. (Istimewa/PWMU.CO)

Besarnya Peran Wali Murid

Dr Shinta menyatakan, dia mengaku ikut senang melihat peran serta wali murid di SD Muhammadiyah 2 GKB sangat besar. “Saya memang mengikuti SD Muhammadiyah sejak Lomba UKS. Itu kan menjadi nilai plus. Mereka merasa memiliki karena mereka ikut merawat pokcoy sama jamurnya,” terangnya.

Ibu-ibu, lanjutnya, kalau melihat sayur menjadi senang dan semangat. Dia berharap, “MoU dengan SD Muhammadiyah 2 GKB ini kan sudah berlangsung beberapa tahun, jadi besar harapan saya lebih meningkatkan kerja sama, komunikasi aktif, apalagi kita sekarang di masa pandemi seperti ini banyak info hoax yang mungkin butuh klarifikasi.

Atau untuk informasi terkait vaksinasi anak sekolah. “Walaupun sudah dinyatakan aman oleh pemerintah, tapi seandainya ada kekhawatiran dari pihak keluarga bisa dikomunikasikan dengan kami,” ujarnya.

Baca Juga:  Caption Twibbon Contest Berlian School, Ini Juaranya!

Jika ada pertanyaan, lanjutnya, bisa menghubungi lewat direct massege (DM) Instagram Puskesmas Sukomulyo atau perawat/bidan yang ada di desa. Atau bisa pula menanyakan kepada perawat yang ada di UKS sekolah.

Kesempatan Jadi Pemateri

Kepala SD Muhammadiyah 2 GKB Gresik Fauzuddin Ahmad mengucapkan terima kasih kepada Puskesmas Sukomulyo.
“Saya terima kasih sudah diberi kesempatan menjadi pemateri praktik baik sekolah sehat se-Bakorwil Bojonegoro. Itu pengalaman pertama saya menjadi pemateri di wilayah yang begitu luas,” ungkapnya.

Sebab, Ahmad—mewakili  Berlian School yang merupakan sekolah terpilih dari Kabupaten Gresik—menjadi narasumber dalam Pertemuan Orientasi Pengembangan Model Sekolah/ Madrasah Sehat, (29/11/21).

Baca Juga:  Rahasia Aktivis Tuli Gresik Juara Lomba Baca Puisi Nasional

Ahmad juga mengucap terima kasih kepada Puskesmas Sukomulyo yang telah memberi bimbingan dan wawasan tentang Dokter Cilik, sehingga seorang siswa dari Berlian School sukses meraih juara. (https://pwmu.co/220048/12/16/siswa-berlian-school-juara-i-lomba-dokter-cilik/)

“Kemarin, Puskesmas Sukomulyo sudah melakukan Vaksinasi Covid-19 untuk siswa kelas III, IV, dan VI, Alhamdulillah kemarin berjalan lancar dan banyak orangtua mengapresiasi,” tambahnya.

Puskesmas Sukomulyo juga sudah memfasilitasi imunisasi untuk kelas I, II, dan V. Ahmad bersyukur Berlian School bisa terus menjalin kerja sama. “Sekolah perlu didukung terkait kesehatan. Kalau siswa sering sakit nanti kita tidak bisa memberikan pelayanan yang terbaik,” terangnya.

Tim Dinkes dan Puskesmas memetik pokcoy di Berlian Hidroponik. Dari kiri: Jusi rita handajani SKM, dr Shinta Puspitasar, Endang Pujiati, dr Yeni Kurniawati, Kharisma AmdKeb. Perpanjang MoU, Begini Kerja Sama Berlian School-Puskesmas Sukomulyo (Istimewa/PWMU.CO)

Ikut Panen Raya

Ahmad menegaskan, kesehatan memang harus dijaga. Tapi karena sekolah tidak menguasai, maka harus bekerjasama dengan pihak-pihak terkait. “Sekolah perlu menjalin kerja sama dengan Puskesmas Sukomulyo dan Dinas Kesehatan,” lanjutnya.

Baca Juga:  Manasik Jangan Hanya Jelang Umrah dan Haji

Setelah menandatangani dokumen MoU, Fauzuddin Ahmad menyerahkan cinderamata berupa Buku ‘Sekolah Sehat, Siswa Berprestasi’ kepada dr Shinta Puspitasari. Selanjutnya, Koordinator Bidang Lingkungan dan Toga Ikwam Hasmiati menyerahkan Sabun Ramah Lingkungan (Si Ramli)—salah satu produk karya Ikwam—yang sedang dalam proses pengurusan izin BPOM.

Kegiatan pagi itu akhirnya ditutup dengan school tour sekaligus panen raya jamur tiram dan sayur pakcoy organik. Jamur tiram dan pakcoy yang dipetik sendiri itu akhirnya menjadi buah tangan dari Sekolah Sehat Nasional tersebut. (*)

Editor Mohammad Nurfatoni


Category: Fun Learning , News