Tim siswa kelas IV al-Jazari dengan sekuat tenaga berjuang menarik tali tambang (Waviq Amiqoh/PWMU.CO)

Lepas Penat, Aneka Lomba Warnai Classmeeting Berlian School, laporan kontributor PWMU.CO Waviq Amiqoh.

PWMU.CO – Untuk kali pertama sejak pandemi Covid-19 melanda, akhirnya siswa SD Muhammadiyah 2 GKB Gresik (Berlian School) merasakan keseruan lomba versi tatap muka.

Mereka sangat antusias mengikuti lomba-lomba yang dikemas dalam kegiatan Classmeeting pasca-Penilaian Akhir Semester bertema “Desember Ceria” selama tiga hari (14-16/12/21). Para siswa bergantian mengikuti lomba yang dirancang spesial untuk menggembirakan mereka.

Kepala SD Muhammadiyah 2 GKB Gresik Fauzuddin Ahmad SPd menyatakan, “Ragam kegiatan diselenggarakan agar siswa-siswi enjoy dan bergembira di sekolah sehingga dapat mengembangkan potensi dan bakat minat yang dimiliki.”

Hal ini senada dengan pernyataan Wakil Kepala Sekolah bidang kesiswaan Khoiro Numsyah SPd. “Inilah ajang siswa-siswi untuk berkumpul dan beraktifitas bersama teman-temannya,” terangnya.

Lomba yang disajikan terbagi menjadi dua jenis. Untuk kelas bawah (kelas I, II, dan III) ada lomba estafet spons, estafet sarung, dan menyanyi. Sedangkan untuk kelas atas (kelas IV, V, dan VI) ada lomba tarik tambang, memasukkan paku ke botol, dan berburu harta karun.

Pemanasan Pralomba

Pada hari pertama, sebagai pemanasan, siswa kelas I-III senam bersama di lapangan dan halaman sekolah. Senam versi tatap muka ini juga pertama kalinya digelar.

Pagi usai pembiasan murojaah dan Dhuha, mereka bergegas baris di halaman sekolah. Wali kelas dan guru pendamping membantu mengondisikan siswa agar tetap menjaga jarak dan berbaris rapi.

Sementara itu, para siswa kelas IV-VI melakukan pemanasan pralomba dengan memecahkan teka-teki secara berkelompok di kelasnya masing-masing. Kekompakan, kerja sama, mindfulness, dan kemampuan berpikir kritis untuk memecahkan persoalan diuji sebelum mereka beraksi di lomba yang sesungguhnya.

Salah satu teka-tekinya berupa ‘Teka-teki Silang Berlian School’. Akhirnya, sebagian besar siswa yang memutuskan eksplorasi lingkungan sekolah untuk menemukan jawabannya.

Sekelompok siswa tampak bertanya ke satpam sambil menenteng lembar teka-teki itu. Sebab, ada petunjuk nama burung dalam kurungan di samping pos satpam. Kelompok lain menuju area parkir untuk melihat dan mencari tahu nama pohon yang bunganya sedang bermekaran.

Antusiasme perwakilan siswa kelas I mengikuti lomba estafet spons. Lepas Penat, Aneka Lomba Warnai Classmeeting Berlian School (Waviq Amiqoh/PWMU.CO)

Latih Ketelitian dan Ketangkasan

Setelah itu, panitia langsung mengarahkan siswa kelas I-III secara bergantian duduk berjarak di sekeliling halaman samping sekolah.
Sedangkan siswa yang telah mendaftar ikut lomba estafet spons berdiri antre menunggu giliran.

Masing-masing kelompok berbaris dengan merentangkan tangan. Siswa di baris paling depan memasukkan spons pada ember berisi air kemudian menyalurkan pada teman satu kelompoknya. Siswa pada baris paling belakang memeras spons agar air dapat mengalir ke dalam botol.

Teriakan agar berhati-hati sehingga air tidak menetes ke luar botol terdengar riuh. Semua siswa tampak riang dan ceria. Melihat hal itu, Khoiro berkomentar, “Wah, mereka sangat antusias sekali. Di lomba estafet spons!”

“Tiap kelompok harus memasukkan air sebanyak-banyaknya ke botol yang tersedia melalui spons dengan waktu yang terbatas. Harus teliti, tangkas, dan bekerja sama dengan anggota timnya supaya cepat penuh botolnya,” imbuhnya.

Tak kalah semangat, siswa kelas IV dan V juga bergantian mendukung teman sekelasnya yang berlomba tarik tambang di lapangan. Bahkan ada yang membawa poster sederhana untuk mendukung tim kelasnya.

Ajang Melatih Kerja Sama dan Sportif dalam Berkompetisi

Khoiro menuturkan tiga tujuan sekolah menyelenggarakan Classmeeting. Pertama, penyegaran. “Siswa bisa merefresh dan menghilangkan kepenatan setelah satu pekan melaksanakan penilaian akhir semester sehingga lebih semangat lagi dalam berkegiatan di sekolah,” ucapnya.

Kedua, melatih siswa bekerjasama dan sportif berkompetisi. “Kalah menang adalah hal biasa, yang terpenting adalah kekompakan dan semangat kebersamaan tiap kelas,” ujar perempuan berkacamata itu.

Ketiga, ajang silaturahmi. “Siswa bisa bertemu dan berkenalan dengan kakak ataupun adik kelas di kegiatan classmeeting sehingga bisa menumbuhkan sikap peduli antarsesama,” tutupnya. (*)


Category: Fun Learning , News